SBM
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Sekolah : SMA …………………………….
Mata Pelajaran : Kimia
Materi Pokok / Aspek : Kimia Unsur
Kelas / Semester : XII Ilmu Alam / 1
Alokasi Waktu : 1x15
A. Kompetensi Inti
KI 1:Menghayati dan mengamalkan
ajaran agama yang dianutnya
KI 2: Menghayati
dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan
sikap sebagai bagian dari solusi atas
berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia.
KI 3: Memahami ,menerapkan, menganalisis pengetahuan
faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian,
serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4: Mengolah, menalar, dan
menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
I. Standar Kompetensi
1. Memahami karakteristik
unsur-unsur penting, kegunaan dan bahayanya,serta terdapatnya di alam
II. Kompetensi Dasar
1.1 Menyadari
adanya unsur-unsur kima materi sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan
pengetahuan tentang struktur partikel materi sebagai hasil pemikiran kreatif
manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.
2.1 Menunjukkan
perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, terbuka,
mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis,
kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan
percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
2.2 Menunjukkan
perilaku kerjasama, santun, toleran, cinta damai dan peduli lingkungan serta
hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.
3.1 Mengidentifikasi
kelimpahan unsur-unsur utama dan transisi di alam dan produk yang mengandung
unsur tersebut.
III. Indikator
1.
Mengidentifikasi
kelimpahan unsur-unsur utama dan transisi di alam
2.
Mengidentifikasi
produk yang mengandungunsur utama dan transisi tersebut
di alam
3.
Mengidentifikasi keberadaan
unsur-unsur yang ada di alam terutama di Indonesia
IV. Tujuan Pembelajaran
1.
Peserta didik dapat
mengidentifikasi kelimpahanunsur-unsurutama
dan transisi di alam
2.
Peserta didik dapat mengidentifikasi produk yang mengandungunsur utama
dan transisi tersebut di alam
3.
Peserta didik dapat
mengidentifikasi keberadaan unsur-unsur yang ada di alamterutama di Indonesia
V. Materi Pembelajaran
1)
Unsur Golongan Utama
a.
Gas Mulia
Sifat fisis :
|
Sifat
|
Unsur atom
|
|||||
|
He
|
Ne
|
Ar
|
Kr
|
Xe
|
Rn
|
|
|
Nomor Atom
Massa atom
relatif
Titik leleh
(°C)
Titik didih
(°C)
Rapatan pada
25 °C
(g/cm3)
Energi
ionisasi
Afinitas
electron
Jari-jari atom
(Å)
|
2
4,003
-272,20
-268,93
0,147
2372,3
< 0
0,32
|
10
20,172
-248,67
-246,05
1,207
2080,6
< 0
0,69
|
18
39,948
-189,20
-185,70
1,400
1520,5
< 0
0,97
|
36
83,800
-156,60
-152,30
2,155
1350,7
< 0
1,10
|
54
131,290
-111,90
-107,10
3,520
1170,4
< 0
1,30
|
86
222
-71,00
-61,80
4,400
1037,0
< 0
1,45
|
Tabel 1. Sifat fisis gas mulia
Berdasarkan tabel 1 dapat diterangkan beberapa sifat fisis gas
mulia, antara lain :
a.
Wujud
Pada suhu kamar gas mulia merupakan gas yang tidak berwarna dan
tidak berasa.
b.
Bau
Gas mulia tidak berbau.
c.
Jari-jari atom
Jari-jari atom unsur-unsur golongan gas mulia dalam satu golongan
dari atas ke bawah semakin besar sehingga daya tarik elektron terluar makin
lemah, yang mengakibatkan kereaktifannya menjadi semakin besar.
d.
Titik didih dan titik leleh
Gaya tarik menarik antara partikel gas mulia sangat kecil sehingga
titik leleh dan titik didih gas mulia rendah.
Sifat kimia :
a.
Kelarutan
Argon, kripton, dan xenon sedikit larut dalam air, sedangkan helium
dan neon mempunyai kelarutan yang tinggi dalam air karena ukuran atomnya kecil
sehingga tidak dapat terjebak dalam rongga di antara molekul air.
b.
Pada tahun 1962, Neil Barlett
berhasil mereaksikan gas mulia dengan unsur lain. Gas mulia yang pertama kali
direaksikan adalah xenon dengan senyawa yang terbentuk adalah XePtF6.
Randon ternyata dapat bereaksi spontan dengan fluorin, sedangkan xenon
memerlukan pemanasan atau penyinaran untuk memulai reaksi. Kripton lebih sukar
bereaksi. Ia hanya bereaksi dengan fluorin jika disinari atau jika diberi
loncatan muatan listrik. Sementara helium, neon, dan argon ternyata lebih sukar
lagi bereaksi dan belum berhasil dibuat suatu senyawa dari ketiga unsur itu.
Fakta tersebut menunjukkan bahwa kereaktifan gas mulia bertambah besar sesuai
dengan pertambahan jari-jari atomnya, yaitu dari atas ke bawah.
b.Unsur Logam Alkali
Sifat fisis :
|
Sifat
|
Unsur atom
|
|||||
|
Li
|
Na
|
K
|
Rb
|
Cs
|
Fr
|
|
|
Nomor Atom
Massa atom
relatif
Titik leleh
(°C)
Titik didih
(°C)
Rapatan pada
25 °C
(g/cm3)
Energi
ionisasi
Afinitas
electron
Jari-jari atom
(Å)
Jari-jari ion
(Å)
Keelektronegatifan
Potensial
reduksi standar
|
3
6,941
180,54
1347,0
0,534
520,2
59,63
1,52
0,68
0,98
-3,045
|
11
22,989
97,81
903,8
0,971
495,8
52,87
1,86
0,98
0,93
-2,711
|
19
39,098
63,65
774,0
0,862
418,8
48,38
2,27
1,33
0,82
-2,924
|
37
85,468
38,89
688,0
1,532
403,0
46,88
2,47
1,48
0,82
-2,925
|
55
132,905
28,40
678,4
1,878
375,7
45,51
2,65
1,67
0,79
-2,923
|
87
223
25,00
677,0
-
≈ 400
44,00
≈ 2,70
≈ 1,80
0,70
≈ 2,90
|
Tabel 3. Sifat fisis logam alkali
Berdasarkan tabel 3dapat
diterangkan beberapa sifat fisis halogen, antara lain :
a. Litium, natrium, dan kalium
mempunyai massa jenis yang lebih kecil daripada air sehingga ketiga unsur
tersebut dapat terapung dalam air.
b. Jari-jari atom dari litium
sampai sesium makin besar, akibatnya jarak antara inti atom dengan kulit
terluarnya makin besar pula, sehingga makin mudah melepaskan elektron.
c. Titik didih dan titik leleh
logam alkali rendah.
Sifat kimia :
a. Dilihat dari konfigurasi
elektronnya dengan satu elektron valensi, membuat logam alkali menjadi logam
yang sangat reaktif.
b. Keelektronegatifan logam
alkali sangat rendah, logam alkali cenderung membentuk senyawa ionik.
c. Dengan melihat harga
potensial reduksinya yang sangat negatif, logam alkali merupakan reduktor yang
kuat.
d. Logam alkali sangat
sensitif terhadap udara maupun uap air. Karena sifat itu maka logam alkali
harus disimpan dalam kerosin.
e. Kereaktifan terhadap air
dari natrium sampai kalium makin besar, sehingga sifat basa logam alkali dari
atas ke bawah semakin besar. Urutan kekuatan basa logam alkali adalah
KOH>NaOH>LiOH.
Warna Nyala
Logam alkali mempunyai spektrum emisi
warna. Jika uap unsure alkali dialiri listrik atau garam alkali dibakar pada
nyala bunsen maka akan tampak nyala yang berbeda-beda untuk setiap unsur.
|
No.
|
Unsur Alkali
|
Warna Nyala
|
|
1.
2.
3.
4.
5.
|
Litium
Natrium
Kalium
Rubidium
Sesium
|
Merah
Kuning
Ungu
Merah
Biru
|
Tabel 4. Warna nyala logam alkali
Reaksi Logam Alkali
a. Reaksi dengan air
Reaksi logam alkali dengan
air termasuk reaksi eksoterm yang ditunjukkan dengan adanya nyala api.
b.
Reaksi dengan hidrogen
Logam alkali bereaksi
dengan hidrogen membentuk senyawa hidrida.
c. Reaksi dengan oksigen
Logam alkali sangat reaktif
terhadap oksigen atau udara. Reaksi antara logam alkali dengan oksigen atau
udara termasuk reaksi eksoterm dan kalor yang dihasilkan ini akan mendidihkan
logam alkali (titik leleh logam alkali rendah), sehingga ketika bereaksi dengan
oksigen atau udara akan menimbulkan ledakan. Reaksi antara logam alkali denagn
oksigen akan membentuk oksida.
d. Reaksi dengan halogen
Logam alkali dapat bereaksi
dengan halogen membentuk alkilhalida.
VI.
Strategi Pembelajaran
Model pelajaran:Kooperative
tipe STAD
Pendekatan : Keterampilan
proses
Metode : Diskusi,
tanya jawab, resitasi tugas, eksperimen
Media Pembelajaran:LKS, LCD, Buku
VII.
Langkah-langkah Kegiatan
Pembelajaran
|
Pertemuan/Alokasi Waktu
|
Rincian Kegiatan
|
Waktu (menit)
|
|
Pertama (1 x 15’)
|
1. Pendahuluan
1.Guru memberi salam dan
memita Siswa berdoa.
2.Siswa mendengarkan guru mengenai tujuan pelajaran yang ingin
dicapai.
3. Apersepsi
Tanya
jawab untuk mengingat kembali unsur-unsur
kimia di alam
Unsur-unsur
di alam banyak yang bermanfaat bagi kehidupan manusia
2. Kegiatan Inti
a. Eksplorasi
§ Dengan diskusi kelas, dibahas tentang kelimpahan unsur-unsur di
alam. Guru mengajak siswa menyebutkan unsur alam yang sering ditemui dalam
kehidupan sehari-hari
§ Dengan diskusi kelas,
dibahas tentang kelimpahan unsur-unsur di kulit bumi dan komposisi udara
bersih dan kering.
§ Dengan berdialog dan tanya
jawab bervariasi, siswa diminta menjelaskan berbagai sumber mineral unsure
logam di Indonesia.
b. Elaborasi
§ Melalui diskusi kelompok
sebangku, siswa ditugaskan membahas soal-soal latihan tentang kelimpahan
unsur-unsur di alam.
§ Siswa diminta
mengkomunikasikan hasil penyelesaian soal-soal latihan secara bergiliran /
kuis.
c. Konfirmasi
§ Guru memberi arahan dan memberi
penguatan.
§ Guru memberi evaluasi
secara individu.
3. Penutup
1.
Siswa dibimbing
guru melalui tanya jawab memberikan kesimpulan dari materi pembelajaran ini.
2.
Guru mengulangi kesimpulan/
merangkum kesimpulan yang ada.
3.
Guru memberikan tugas
yang akan dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.
4.
Guru menutup pelajaran dengan mengucapkan salam
.
|
3
10
2’
|
Buku bahan ajar kimia
1.
Budi Utami, dkk. 2009. Kimia 3 : Untuk SMA/MA Kelas XII Program Ilmu Alam. Jakarta: Pusbuk Depdiknas
2. Crys Fajar Partana dan Antuni Wiyarsih. 2009. Mari Belajar Kimia Untuk SMA-MA Kelas XII IPA. Jakarta: Pusbuk
Depdiknas
3.
Lembar Kerja Siswa (LKS)
IX. Penilaian
1.
Prosedur Penilaian
a.
Penilaian Kognitif
Jenis Instrumen : Tes lisan dan tulisan
Bentuk Instrumen : Uraian
b.
Penilaian Afektif
Jenis Instrumen : Non Tes
Bentuk Instrumen : Lembar pengamatan siswa
c.
Penugasan Terstruktur
·
PR
·
Tugas baca di rumah
2.
Instrumen Penilaian : Terlampir
XI. Tindak Lanjut
Remedial : bagi
siswa dengan tingkat ketercapaian KD < KKM
Pengayaan : bagi
siswa dengan tingkat ketercapaian KD > KKM
LAMPIRAN-LAMPIRAN (INSTRUMEN PENILAIAN
Lampiran 1.
Penilaian Kognitif
Soal Uraian
1. Mengapa sebagian besar unsur di alam terdapat
sebagai senyawa, bukan sebagai unsur bebas?
Jawab :karena
sebagian besar unsur-unsur ingin mencapai kestabilan seperti gas mulia sehingga
mereka membentuk senyawa atau berikatan dengan unsur lain.
2. Sebutkan 5 unsur yang mempunyai kelimpahan paling besar
dalam kulit bumi?
Jawab :oksigen,
silikon, almunium, besi, kalsium
Perhitungan nilai :
Lampiran 3.
Penilaian
Afektif/ Sikap
Lembar Pengamatan Sikap Siswa
|
NO
M
O
R
|
N
A
M
A
|
Aspek yang dinilai
|
S
K
O
R
|
N
I
L
A
I
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
I
|
II
|
III
|
IV
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||
|
1
|
|
|
|
|
|
√
|
|
|
|
|
√
|
|
|
|
√
|
|
|
|
|
√
|
|
|
|
||||||||||||||||||||||||||||
|
2
|
|
|
|
|
√
|
|
|
|
|
√
|
|
|
|
|
√
|
|
|
|
|
√
|
|
|
|
||||||||||||||||||||||||||||
|
3
|
|
|
|
|
√
|
|
|
|
|
|
√
|
|
|
|
√
|
|
|
|
|
√
|
|
|
|
||||||||||||||||||||||||||||
|
4
|
..
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||||||||||||
|
5
|
..
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||||||||||||
Keterangan :
Aspek yang dinilai
: I. Kedisiplinan
II. Aktifitas dalam kelompok
III. Kerjasama dalam kelompok
IV. Etika
Kritria
Nilai : 17 – 20= A
13
– 16= B
9 – 12= C
5
– 8
= D
Komentar
Posting Komentar